Monday, April 30, 2012

Cara Pengumpulan Data

Berikut ada empat cara pengumpulan data :

1. Registrasi/Pencatatan 
Registrasi adalah salah satu cara pengumpulan data. Namun di beberapa negara berkembang seperti negara kita, registrasi yang dilakukan umumnya belum lengkap dan masih terkendala minimnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya suatu data. Istilah registrasi yang dikenal saat ini adalah pencatatan secara individu melalui berbagai instutusi. Registrasi penduduk yang berupa pencatatan penduduk di desa-desa secara kontinyu.  Catatan administrasi, misalnya:  keberadaan penduduk di suatu wilayah tempat tinggal, kelahiran, kematian, perpindahan.

2. Sensus
Sensus adalah pengumpulan data secara lengkap. Dalam sensus, biasanya data yang dikumpulkan berupa data dasar/pokok. Untuk melakukan sensus umumnya diperlukan biaya, waktu dan tenaga yang besar. Sensus yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) umumnya dilakukan setiap sepuluh tahun. Contoh sensus yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) adalah Sensus Penduduk setiap tahun yang berakhiran 0, Sensus Pertanian setiap tahun yang berakhiran 3, dan Sensus Ekonomi setiap tahun yang berakhiran 6.
 
3. Survei Contoh 
Dengan makin banyak jenis data yang harus dikumpulkan timbul permasalahan bagaimana menghasilkan suatu data akurat dengan adanya keseimbangan antara tenaga, waktu dan biaya. Dengan demikian cara lain yang dapat dilakukan adalah melakukan survei contoh/sampel. Sehingga, informasi yang dibutuhkan cukup diambil melalui pengambilan sampel dari populasi.

4. Eksperimen
Eksperimen lebih spesifik untuk tujuan-tujuan khusus seperti memilih unit-unit tertentu kemudian memberikan perlakuan berbeda dan selanjutnya dilihat perbedaannya. Misalnya, dokter mengecek darah pegawai suatu peternakan untuk mengetahui apakah terkena flu burung.
(Bahan ajar Dr. Choirul Maksum)


0 comments:

Post a Comment

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------